Salam food explorer!

Dalam berwirausaha, tentu kita sering mendengar istilah aset, modal, dan hutang. Sebenarnya apa pengertian dari masing-masing istilah ini? Inilah yang akan saya bahas saat ini.

questions-asset-manager

ASET
Aset merupakan segala sesuatu sumber daya yang kita kuasai. Yang perlu ditekankan di sini adalah “sumber daya yang kita kuasai”. Ada banyak sekali jenis atau macam-macam dari aset:

  1. Aset Tetap: aset berwujud yang digunakan dalam operasi perusahaan dan tidak dimaksudkan untuk dijual dalam rangka kegiatan normal perusahaan. Contohnya adalah gedung, bangunan, tanah, dll. Semua aset tetap ini memang digunakan agar proses kegiatan dalam perusahaan dapat berlangsung dengan baik.
  2. Aset Lancar: aset yang dapat digunakan dalam waktu yang cepat. Contohnya adalah uang, deposit, piutang, dan bisa jadi inventori seperti kursi, meja dll yang bisa dijual cepat dan menjadi uang.
  3. Aset Tidak Berwujud (intangible asset): aset yang memang tidak berwujud, seperti posisi, hak cipta, dll. yang dapat digunakan untuk memperoleh pendapatan. Contohnya adalah hak cipta, paten, merek dagang, frenchise, pengalaman, network, rahasia dagang, dll.

MODAL
Modal adalah harta sesungguhnya yang kita miliki. Modal dibagi menjadi 2, yaitu modal tetap (contohnya mobil, sepeda motor, dll) dan modal lancar (uang, cek, deposito).

HUTANG
Hutang adalah kewajiban yang harus dibayarkan oleh perusahaan (baik berupa uang, maupun barang atau jasa) pada suatu periode tertentu. Hutang dibagi menjadi 2, yaitu hutang jangka panjang, dan hutang jangka pendek.

Ada sebuah persamaan yang menjelaskan hubungan antara modal, aset dan hutang, yaitu

ASET = MODAL + HUTANG

Inilah yang menjadi dasar perhitungan suatu perusahaan. Setiap tahun, perhitungan mengenai aset, hutang, dan modal ini dilakukan. Pada akhir tahun akan ada keuntungan. Keuntungan atau laba ini bisa dijadikan modal tambahan untuk tahun berikutnya, maka disebut laba yang ditahan. Akan tetapi kalau ternyata keuntungan atau laba akhir tahun ini dibagikan ke pemilik perusahaan, maka istilahnya adalah deviden. Ada beberapa perhitungan yang perlu diketahui:

Pendapatan- biaya = Laba/Rugi

Laba(atau Rugi) – Pajak = Laba bersih

Laba bersih – deviden = Laba yang ditahan

Modal + laba yang ditahan = Modal baru atau Kas

Jadi inilah yang menjadi prinsip perhitungan modal, hutang, dan aset dalam sebuah perusahaan. Ditunggu ya post-post selanjutnya!

 

Advertisements